Mereka yang terbaik dan paling cerdas dalam bisnis saat ini
mampu menjadi seorang entrepeneur sukses dan populer dengan bidang
usahanya masing-masing, terutama dalam dunia teknologi dan internet.
 |
| Evan Spiegel, gambar: mashable.com |
Bukan hanya
pengusaha atau entrepeneur diatas 40 tahun yang menjadi penguasa
kekayaan di dunia, karena kehebatannya dalam menjalankan bisnis seperti Bill Gates. Namun juga terdapat entrepeneur muda yang tak kalah hebat dari generasi sebelumnya.
Datang dengan ide-ide inovatif dan berhasil menavigasi air keruh kepemilikan bisnis. inilah kesepuluh pengusaha dalam daftar yang terbaik dari yang terbaik di tahun 2013:
#1. Evan Spiegel
Evan berusia 23 tahun seorang co-founder dari Snapchat membuat berita besar tahun ini yang dilaporkan menolak sebuah tawaran 3 miliar dollar atas pembelian Snapchat oleh Facebook. Selama tahun 2013, perusahaan menerima dana dari berbagai sumber, mengakhiri tahun ini dengan investasi $ 50 juta dengan valuasi hampir $ 2 miliar.
Popularitas perusahaan dengan pengguna yang lebih muda membuatnya menarik bagi pengiklan dan pemasar, serta pengusaha seperti Mark Zuckerberg yang berjuang untuk menangkap demografi pasar lebih muda. Mungkin Spiegel cerdas dalam bisnis karena berasal dari latar belakangnya. Pengusaha, yang merupakan anak dari dua pengacara kaya, lulus dari Stanford University dengan hanya tiga kelas yang tersisa sampai ia memiliki gelar. Spiegel adalah bukti bahwa kesuksesan yang sebenarnya berasal dari mengambil risiko besar.
#2. Jeff Bezos
Sementara Jeff Bezos pemilik dari Amazon masih berjuang untuk membuat keuntungan pada akhir ritel, perusahaan membuat gelombang besar pada 2013 karena keberhasilan dari Amazon Web Services (AWS). sebagai perangkat lunak dan server lokal komputasi awan.
Bernama Jeffrey Preston Jorgensen sering dipanggil Jef Bezos ini adalah lulusan Princenton University terkenal sebagai investor pemilik retail online terbesar di seluruh dunia yakni Amazon. Bezos berkarir tumbuh pesat dengan pertumbuhan e-commerce dalam membuat situs retail online terbesar hingga saat ini.
#3. Larry Page
Ketika ia mendirikan Google pada tahun 1998, tidak diperkirakan akan membuat perusahaannya mengubah wajah komputasi saat ini. Sebelum membuat Halaman tentang algoritma yang menganalisis cara halaman Web terhubung satu sama lain, terutama pengguna mengakses internet melalui portal seperti Yahoo! Page telah membuat Google jauh melampaui Yahoo dan menjadi layanan mesin pencari terbaik, dengan perusahaan sekarang menjabat sebagai salah satu The Top Software as a Service (SaaS) vendor dengan perusahaan produk Gmail dan Google Drive.
Pria
kelahiran tahun 1973 yang sekarang berusia 40 tahun ini menjadi salah
satu dari deretan 400 orang terkaya di dunia. Lulus dari dua universitas
kenamaan yakni Michigan University dan Standford University.
#4. Howard Schultz
Starbucks berhasil melewati krisis ekonomi karena beberapa keputusan sulit yang dibuat oleh CEO Howard Schultz, termasuk penutupan toko dan menunda pertumbuhan. Sekarang ekonominya membaik, Schultz telah bergeser fokus ke barang dalam kemasan, meliputi toko kelontong dan lokasi ritel lainnya dengan produk Starbucks botol dan kotak. Perusahaan berharap menjadi sebesar perusahaan minuman Coca-Cola.
#5. Mark Zuckerberg
Di usianya yang 29 tahun, co-founder Facebook telah cukup membuktikan bahwa situs media sosial itu tidak hanya MySpace. Sementara Facebook masih berjuang dengan demografi pasar yang lebih muda, orang tua dan kakek-nenek mereka menggunakan situs bahkan ketika mereka tidak online untuk tujuan lain.
Mark secara bertahap masuk dalam peringkat sebagai salah satu yang terkaya dan paling berpengaruh di dunia dan kejelian dalam memperoleh Instagram dapat membantu mencapai para pengguna muda. Perusahaan agresif meningkatkan iklan pada tahun 2013, yang mengarah ke mengalahkan ekspektasi laba laba laporan terakhirnya tahun ini.
#6. Bre Pettis
3-D Printing siap untuk mengubah cara percetakan dalam waktu dekat, meskipun sampai saat ini, peralatan berada di luar jangkauan konsumen rata-rata. Berbasis di Brooklyn, Makerbot Industries mengkhususkan diri dalam membuat pencetakan 3-D tersedia untuk semua orang melalui do-it-yourself kit yang memungkinkan konsumen untuk membuat printer mereka sendiri.
Baru-baru ini, Pettis mengumumkan perusahaannya akan menawarkan jasa percetakan 3-D di toko-toko retail yang berlokasi di New York, Boston, dan Greenwich, Connecticut.
#7. Jack Dorsey
Jack tak hanya sukses dengan miocroblogging twitter yang saat inipun melenggang bebas di pasar saham dunia. Ia memiliki sebuah perusahaan dengan beragam ide brilian yang tak pernah terpikir kebanyakan orang dan tak takut bersaing seperti perusahaan barunya Square.
Ketika Dorsey merilis Square, ia tidak hanya memungkinkan pemilik usaha kecil rata-rata untuk menerima pembayaran kartu kredit pada perangkat mobile, ia mengalihkan cara bertransaksi saat ini.
Dorsey memiliki 32 persen saham Square, tapi ia juga menjabat sebagai CEO perusahaan. Menuju ke tahun 2014, perusahaan mungkin menghadapi persaingan ketat dari Amazon, yang kabarnya baru saja membeli pesaing, GoPago.
#8. Travis Kalanick
Kalanick dikenal sebagai "pengusaha serial" karena banyak usahanya yang ia miliki sejak akhir tahun 90an. Pengalaman membuatnya melayani dengan baik customer sebagai CEO Uber, sebuah perusahaan yang menghubungkan konsumen dengan layanan taksi melalui layar perangkat mobile.
Kalanick telah dipaksa untuk melayani tantangan pada 2013 dari pesaing perusahaan dalam “cease and desist” surat dan regulator yang akan membuat sulit bagi perusahaan untuk terus beroperasi. Jika Uber dapat bertahan hidup dari tantangan ini, masih diperlukan untuk menebus biaya baru untuk melewati badai yang menerpa usahanya.
#9. Godfrey Sullivan
Sebagai perusahaan Amerika yang terus menerima mandat untuk membuat Big Data bagian dari strategi bisnisnya, Splunk membuatnya dapat diakses oleh semua orang. Dikemudikan semuanya ole Sullivan, yang telah membantu perusahaan mengalami pertumbuhan besar dalam lima tahun sebagai CEO. Perusahaan ini berhasil mengajukan IPO pada tahun 2012 dan memperoleh solusi analisis Bugsense pada bulan September 2013.
#10. Tim Ferriss
Sebagai seorang pengusaha, investor, dan pembicara publik, Ferriss tampaknya berada dimana-mana setiap hari. Bukunya yang berjudul The 4-Hour Workweek telah menjadi buku Bestseller di New York Times Bestseller, berada dalam daftar selama enam tahun dan sejak itu telah bergabung dengan The Body 4-Hour dan The 4-Hour Chef. Kini telah mendarat dalam acara TV sendiri, The Tim Ferriss Experiment, yang mulai ditayangkan di HLN pada bulan November.
Pengusaha-pengusaha di atas mengubah cara kita hidup baik dalam bekerja, maupun bermain. Mereka mengambil risiko besar, berhasil memprediksi tren masa depan, dan mendorong perusahaan mereka ke puncak industri mereka.
Really Awesome Entrepeneur....
Sumber: gomuda.com
Thanks for reading:
Forbes: 10 Entrepeneur Muda Terbaik di Tahun 2013