Kebanyakan kita memiliki kemampuan
manajemen waktu yang bauruk sekali.
Begitu buruknya hingga coaching atau
pelatihan manajemen waktu berhasil menjadi bisnis milyaran rupiah di Indonesia.
Apa yang membuat hal ini begitu
sulit? Kita sudah membuat daftar tugas, reminder, dll, tapi kenapa tidak
ada yang selesai juga??
Karenanya berikut ini saya akan
berbagi 3 rahasia bagaimana mengelola waktu, materi ini saya dapatkan dari Todd
Dewett dan tentunya sudah saya sederhanakan dan sesuaikan.
Jika Anda mengharapkan rahasia
bombastis yang akan merubah hidup Anda, siap-siap kecewa. Karena semua tips
disini sangat sederhana, begitu sederhananya hingga kita kadang lupa
melakukannya.
1.
Aturan 80/20
Jika Anda belum pernah mendengarnya,
prinsip ini sederhana: Hanya 20% kegiatan Anda sehari-hari yang akan berdampak
kepada 80% hasil pekerjaan Anda. Dan berlaku pula sebaliknya: 80% yang Anda
lakukan sehari-hari hanya berdampak sangat sedikit terhadap pencapaian tujuan
Anda (20%.)
Karenanya fokuslah pada 20% tugas
yang berdampak besar.
Jika separuh dari waktu Anda sehari
habis melakukan atau terjebak dalam pekerjaan yang masuk dalam kategori 80%,
maka waktunya Anda berbuat sesuatu. Anda bisa mencoba 3 cara berikut ini yaitu:
- Mengotomatisasi pekerjaan. Zaman sekarang begitu banyak aplikasi yang bisa
membantu Anda mengotomatisasi pekerjaan Anda, beberapa gratis dan berbayar
dengan harga yang sangat murah.
- Mendelegasikan pekerjaan. Delegasikan
pekerjaan rutin yang masuk kategori 80% tersebut ke tim atau pegawai Anda.
Latih mereka melakukannya dengan baik. Mungkin butuh waktu, tapi untuk
jangka panjang, hal ini akan sangat membantu Anda.
- Outsource.
Jika Anda tidak memiliki tim atau karwayan, alternatif lainnya adalah outsource,
atau menyewa pihak luar untuk mengerjakan pekerjaan Anda. Jika tugasnya
cukup sederhana, banyak mahasiswa magang akan bersedia melakukannya untuk
Anda dengan biaya yang sangat terjangkau.
Kini Anda bisa fokus melakukan 20%
pekerjaan yang akan membantu Anda mencapai cita-cita Anda.
2.
Jendela Hepi
Dr Dewett mengatakannya “Jendela
Eisntein” (Einstein Window). Namun saya mengatakannya Jendela Hepi.
Intinya adalah sebuah jeda waktu
dimana Anda Anda sangat produktif dalam satu hari.
Saat Anda berada dalam jendela hepi,
pekerjaan terasa menyenangkan, masalah terasa bagai tantangan yang memicu
semangat, tubuh seperti tidak mau diam dan harus melakukan sesuatu hingga
pekerjaan paling “nyebelin” pun akan Anda lakukan disini.
Jendela ini waktunya bisa berbeda
pada banyak orang, bisa pagi hari, siang, pulang kantor, atau di 2/3 malam.
Jika Anda tidak tahu jendela hepi Anda dimana, sediakan waktu untuk merenung
dan melihat kebelakang. Alternatifnya Anda dapat ujicoba sendiri ke tubuh Anda
dengan bekerja sepanjang hari, dimana pekerjaan terasa sangat ringan dan
menyenangkan? Itu jendela hepi Anda.
Terkadang jendela ini harus
dipaksakan, namun jendela itu ada. Temukanlah.
3.
Lindungi Jendelanya
Setelah Anda menemukan jendelanya,
lindungi jendela hepi tersebut dari gangguan.
Contohnya jika Anda tipe pekerja
pagi, maka jangan periksa BBM, Facebook, Twitter, dll saat bangun tidur.
Fokuslah mengerjakan 20% pekerjaan utama Anda di pagi hari. Dunia tidak akan
berakhir jika Anda tidak memeriksa Blackberry Anda 1 jam setelah bangun tidur.
Percayalah jika itu darurat, Anda akan mengetahuinya.
Jendela hepi saya jam 1 malam keatas, lebih
mudah untuk saya menghilangkan segala gangguan karena pada dasarnya sudah
sedikit sekali yang akan mengganggu saya jam segitu.
Thanks for reading:
4 Rahasia Sederhana Mengelola Waktu Yang Pasti Berhasil