Kami mempermudah pemula untuk membuat robot. Semakin banyak orang membuat robot, semakin maju dunia robotik.
Mike dan Kartik – Rex Alphalem
Seperti biasa, saya memprofilkan anak muda dengan
proyek yang sangat menarik di Kickstarter. Kali ini, dua orang anak muda
yang masih berkuliah di Carnegie Mellon University Amerika, meluncurkan
sebuah proyek yang sangat menarik di KickStarter. Mike dan Kartik,
keduanya bertemu di mata kuliah robotic di kampus, dan sama-sama
mempunyai satu masalah. Pengembangan robot DIY (do-it-yourself), atau
robot buatan amatir, terhambat dengan sulitnya mengatur sebuah board
komputer. Belum lagi sulitnya menambahkan alat-alat seperti
microcontroller, sensor, audio, dan apapun yang ingin Anda masukkan ke
board tersebut. Sulitnya memodifikasi board komputer khusus robot ini
menginspirasi Mike dan Kartik menciptakan Rex.
Secara singkat, Rex adalah otak dari robot, berupa board komputer
seukuran genggaman tangan orang dewasa yang bisa Anda hubungkan dengan
berbagai alat robot secara mudah. Mike dan Kartik juga mengembangkan
sistem operasi Alphalem berbasis linux untuk memberikan perintah dan
menggerakkan robot apapun selama memakai otak Rex. Konektor antara Rex
dengan komputer hanya seperti USB biasa, sehingga mudah digunakan untuk
pemula sekalipun. Tujuan awal Mike dan Kartik dalam mengembangkan Rex
memang untuk mempermudah pemula yang ingin menekuni dunia robotik dan
menciptakan otak komputer yang bisa mereka gunakan sendiri dengan mudah.
Konektor USB yang terdapat dalam Rex memungkinkan Anda menghubungkan
kamera, speaker, dan mic ke robot, memungkinkan fitur tambahan keren
dalam robot Anda. Dengan sedikit belajar programming melalui sistem
operasi Alphalem, Anda bahkan dapat memasukkan algoritma pengenalan
benda dan suara pada robot Anda. Salah satu fitur penting lainnya dalam
Rex adalah kemampuan mematikan motor robot tanpa harus mematikan semua
sistemnya. Apabila Anda sedang menciptakan robot yang Anda tidak yakin
akan bergerak seperti apa, fitur ini akan sangat berguna, sehingga Anda
tidak perlu mengambil resiko mematikan sistem yang bisa merusak robot.
Mengenai sistem operasi Alphalem yang mengendalikan Rex, bagi Anda
yang terbiasa membuat robot dengan programming Arduino tidak akan merasa
kesulitan. Alphalem juga mengenali C, C++, serta Python. API serta
library untuk mendukung programming fitur umum robot seperti komunikasi,
pengenalan wajah, serta membaca sensor juga sudah ditambahkan, sehingga
Anda bisa menggunakannya dengan mudah. Rex, dengan Alphalem, bisa
digunakan untuk robot kecil buatan rumah, sampai robot besar dengan
kemampuan hebat.
Bagi Sobat yang tertarik, langsung saja tonton videonya di sini:
Thanks for reading:
Otak untuk robot